Popular Post

Visitors

Followers

Posted by : Unknown Sunday, August 5, 2018

Penganggaran & Akuntansi Manajemen Sektor Publik

Mata Kuliah: Akuntansi Sektor Publik

A. KONSEP ANGGARAN SEKTOR PUBLIK 

B. PENGERTIAN ANGGARAN SEKTOR PUBLIK 

C. FUNGSI ANGGARAN SEKTOR PUBLIK


A. KONSEP ANGGARAN SEKTOR PUBLIK
   Anggaran merupakan pernyataan mengenai estimasi kinerja yang hendak dicapai selama periode waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran finansial.
   Pada sektor swasta, anggaran merupakan bagian dari rahasia perusahaan yang tertutup untuk publik. Namun sebaliknya pada sektor publik anggaran justru harus diinformasikan kepada publik untuk dikritik, didiskusikan, dan diberi masukan oleh publik sebelum anggaran tersebut disahkan oleh perwakilan publik. Anggaran sektor publik merupakan instrumen akuntabilitas atas pengelolaan dana publik dan pelaksanaan program-program yang dibiayai dengan uang publik.
   Anggaran sektor publik adalah perencanaan finansial tentang perkiraan pengeluaran dan penerimaan yang diharapkan akan terjadi di masa mendatang dengan melihat data yang diperoleh dari masa lalu sebagai acuan penetapan anggaran.
   Anggaran sektor publik dibuat untuk membantu menentukan tingkat kebutuhan masyarakat, seperti listrik, air bersih, kualitas kesehatan, pendidikan, dan lain-lain agar terjamin secara layak. Maka dari itu tingkat kesejahteraan masyarakat dipengaruhi oleh keputusan yang diambil oleh pemerintah melalui anggaran yang dibuatnya.
   Penganggaran sektor publik terkait dengan proses penentuan jumlah alokasi dana untuk tiap-tiap program dan aktivitas dalam satuan moneter.
   Aspek-aspek yang harus tercakup dalam anggaran sektor pubIik meliputi:
1. aspek perencanaan;
2. aspek pengendalian; dan
3. aspek akuntabilitas publik.

B. PENGERTIAN ANGGARAN SEKTOR PUBLIK
   Anggaran publik berisi rencana kegiatan yang direpresentasikan dalam bentuk rencana perolehan pendapatan dan belanja dalam satuan moneter. Dalam bentuk yang paling sederhana, anggaran publik merupakan suatu dokumen yang menggambarkan kondisi keuangan dari suatu organisasi yang meliputi informasi mengenai pendapatan, belanja, dan aktivitas.
   Secara singkat dapat dinyatakan bahwa anggaran publik merupakan suatu rencana finansial yang menyatakan:
1. Berapa biaya atas rencana-rencana yang dibuat (pengeluaran/belanja); dan
2. Berapa banyak dan bagaimana caranya memperoleh uang untuk mendanai rencana tersebut (pendapatan)

C. FUNGSI ANGGARAN SEKTOR PUBLIK
   Anggaran sektor publik mempunyai beberapa fungsi utama, yaitu:
1. sebagai alat perencanaan,
2. alat pengendalian,
3. alat kebijakan fiskal,
4. alat politik,
5. alat koordinasi dan komunikasi,
6. alat penilaian kinerja,
7. alat motivasi, dan
8. alat menciptakan ruang publik. 

1. sebagai alat perencanaan
Anggaran sebagai alat perencanaan digunakan untuk: 
1. merumuskan tujuan serta sasaran kebijakan agar sesuai dengan visi dan misi yang ditetapkan, 
2. merencanakan berbagai program dan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi serta merencanakan alternatif sumber pembiayaannya,
3. mengalokasikan dana pada berbagai program dan kegiatan yang telah disusun, dan 
4. menentukan indikator kinerja dan tingkat pencapaian strategi. 

2. alat pengendalian
Sebagai alat pengendalian, anggaran memberikan rencana detail atas pendapatan dan pengeluaran pemerintah agar pembelanjaan yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. 
Pengendalian anggaran publik dapat dilakukan melalui empat cara, yaitu: 
a. Membandingkan kinerja aktual dengan kinerja yang dianggarkan; 
b. Menghitung selisih anggaran; 
c. Menemukan penyebab yang dapat dikendalikan dan tidak dapat dikendalikan (uncontrollable)
d. Merevisi standar biaya atau target anggaran untuk tahun berikutnya.

3. alat kebijakan fiskal
Digunakan untuk menstabilkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui anggaran publik tersebut dapat diketahui arah kebijakan fiskal pemerintah, sehingga dapat dilakukan prediksi-prediksi dan estimasi ekonomi. 

4. alat politik
Pada sektor publik, anggaran merupakan dokumen politik sebagai bentuk komitmen eksekutif dan kesepakatan legislatif atas penggunaan dana publik.

5. alat koordinasi dan komunikasi
Alat koordinasi → Anggaran publik yang disusun dengan baik akan mampu mendeteksi terjadinya inkonsistensi suatu unit kerja dalam pencapaian tujuan organisasi.
Alat komunikasi → Anggaran harus dikomunikasikan ke seluruh bagian organisasi untuk dilaksanakan. 

6. alat penilaian kinerja
Kinerja eksekutif/manajer publik akan dinilai berdasarkan pencapaian target anggaran yang telah ditetapkan dan efisiensi pelaksanaan anggaran.

7. alat motivasi
Anggaran dapat digunakan sebagai alat untuk memotivasi manajer dan stafnya agar bekerja secara ekonomis, efektif, dan efisien dalam mencapai target dan tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

8. alat menciptakan ruang publik
Anggaran publik tidak boleh diabaikan oleh kabinet, birokrat, dan DPR/DPRD. Masyarakat, LSM, Perguruan Tinggi, dan berbagai organisasi kemasyarakatan harus terlibat dalam proses penganggaran publik. Kelompok masyarakat yang terorganisir akan mencoba mempengaruhi anggaran pemerintah untuk kepentingan mereka. Kelompok lain dari masyarakat yang kurang terorganisasi akan mempercayakan aspirasinya melalui proses politik yang ada. Pengangguran, tuna wisma dan kelompok lain yang tak terorganisasi akan dengan mudah dan tidak berdaya mengikuti tindakan pemerintah. Jika tidak ada alat untuk menyampaikan suara mereka, maka mereka akan mengambil tindakan dengan jalan lain seperti dengan tindakan massa, melakukan boikot, vandalisme, dan sebagainya.


sumber: Mardiasmo, Akutansi Sektor Publik, 2002, Andi Yogyakarta



Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 YPS - Kurumi Tokisaki - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -