Puisi Kemerdekaan

| Thursday, August 28, 2014
Kemerdekaan

17 Agustus 1945
Telah Bergema Pekik Merdeka
Hari tanpa harapan
Berbuah Nyata


    Hari-hari yang dihiasi oleh penindasan
    Banyak nyawa melayang
    Darah bercucuran dimana-mana
    Rakyat menangis


Tetapi para pejuang tak kenal lelah
Terus berusaha mengibarkan sang merah putih
Di atas langit negeri ini
Walaupun penjajah memakai senjata canggih


     17 Agustus 1945
     Kemerdekaan yang bukan diminta
     Darah rakyat terbakar untuk persatuan
     Indonesia merdeka

13 komentar:

  1. Puisi yang bagus
    Perbanyak lagi diksinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih. Iya diksinya kurang karena jarang baca puisi :D

      Delete
  2. seharusnya judulnya dipersempit lagi,, soalnyakan kemerdekaan itu luas

    ReplyDelete
    Replies
    1. bagusnya judulnya apa, Fi?
      makasih masukannya ^_^

      Delete
  3. Untuk newbie, udah lumayan bagus kok pemakaian diksinya. Belajar terus, Yul.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya newbie yang penuh dengan kekurangan :3
      tidak seperti kakak wulan yang sudah pro :v
      Oke makasih

      Delete
  4. baguss yul puisinya, tinggal ditambah diksinya aja

    ReplyDelete

Next Prev
▲Top▲