Bahaya Handphone

| Wednesday, August 28, 2013
BAHAYA HANDPHONE
Gangguan kesehatan yang berhubungan dengan ponsel, itu bukan karena gelombang elektromagnetik yang diduga menyerang otak. Tetapi penelitian baru menunjukkan penggunaan ponsel yang berlebihan dapat menghambat tidur, kelelahan dan stres serta dapat menyebabkan masalah-masalah mental seperti depresi dan kurangnya konsentrasi. Pada pertemuan tahunan terakhir Sleep Societies AS Associated Professional (APSS),

Dr Gaby Badre dari Sahlgren Academy di Gothenburg, Swedia mengatakan remaja yang menggunakan ponsel secara berlebihan lebih rentan terhadap stres dan kelelahan. Penelitian difokuskan pada 21 orang sehat pada usia antara 14 dan 20 tahun dengan kegiatanan biasa atau jam belajar dan tanpa masalah tidur. Subyek dibagi menjadi dua kelompok. Dibandingkan dengan kelompok sampel, yang dengan kurang dari lima panggilan dan / atau mengirim lima pesan teks sehari, kelompok eksperimen lain dibuat lebih dari 15 panggilan dan / atau dikirim 15 pesan teks sehari.


Dan yang kelompok terakhir menderita kegelisahan meningkat, memiliki gaya hidup lebih ceroboh, mudah mengkonsumsi minuman keras lebih banyak, dan mengalami kesulitan tertidur, tidur yang terganggu, lebih rentan terhadap stres dan kelelahan. Hanya satu-sepertiga dari mereka makan sarapan, dibandingkan dengan sebagian besar pada kelompok eksperimen.


Korelasi antara penggunaan telepon dan kondisi mental ditunjukkan oleh sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemology Korea pada tahun 2005 dan dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh Prof Kim Dong-hyun, dari Departemen Sosial dan Preventive Medicine di College Hallym fak Kedokteran.


Tim telah meneliti 501 siswa SMA dalam empat kelompok sesuai dengan penggunaan telepon seluler mereka. Mereka yang menggunakan yang paling sedikit mencetak dibawah 35 poin pada depresi, sementara mereka yang paling banyak menggunakan Hp mencetak di atas 51. Kelompok terakhir ini juga mencetak lebih dari 61 dalam hal perilaku impulsif. "Kita tidak bisa menyamaratakan bahwa penggunaan telepon seluler menyebabkan depresi atau perilaku impulsif, tapi setidaknya kami telah membuktikan ada kaitan," kata Kim.


Han Doug-hyun, profesor di Neuropsychiatry Chung-Ang University Medical Center, mengatakan gelombang CT scan otak anak-anak dengan penggunaan ponsel yang tinggi menunjukkan siklus pola tidur yang sama dengan pasien depresi. Kecanduan akan ponsel adalah masalah baru yang cenderung meningkat dibandingkan dengan kecanduan obat atau Internet. Para ahli mengatakan mereka yang beresiko menjadi pecandu akan mengalami kegugupan atau tidak percaya diri tanpa ponsel, selalu bermain-main dengan ponsel dan nyaman hanya setelah membuat panggilan atau SMS kepada seseorang.


Penelitian juga mencatat bahwa SMS bisa lebih berbahaya daripada telepon panggilan untuk kesehatan mental dan tingkat tidur.seseorang. Prof Ha Ji-hyun, dari Departemen Psikiatri di Konkuk University Medical Center mengatakan, "Sebuah panggilan adalah komunikasi simultan, tetapi SMS dapat menyebabkan kegugupan ketika seseorang menunggu respon.." SMS di malam hari, sendiri dapat menjadi stimulus, yang dapat mengganggu tidur.seseorang. Prof Hong Seung-chul dari Departemen Neuropsychiatry di Universitas Katolik Korea Rumah Sakit St Vincent, mengutip sebuah survei yang mengatakan suara dan cahaya dari pesan teks masuk dapat mengganggu tidur karena dapat menekan hormon melatonin. Hal ini bisa membuat orang terbangun atau tidur menjadi tidak nyenyak.

selain Penjelasan di atas adapun bahaya lain yang yang terjadi pada penggunaan handphone yang berlebihan, salah satu contoh seperti yang ada pada penjelasan dibawah ini :

·                     Bahaya Radiasi Handphone Memanaskan Otak dan Kulit Manusia
 

Inggris. Handphone dapat membuat panas otak sehingga mengganggu fungsinya. Sebuah kajian yang telah diterbitkan di Inggris tahun lalu, mengungkapkan tingkat paparan (exposure) gelombang dari handphone yang ditempelkan di dekat telinga atau bagian badan tertentu lebih besar daripada tingkat paparan dari stasiun handphone terhadap seluruh badan.

Swedia. Sebuah studi menunjukkan peningkatan rasa/sensasi panas sebesar 48 kali terhadap telinga, muka dan kepala dari pengguna handphone.

Rusia. Handphone dapat meningkatan suhu permukaan kulit sampai 4,7 oC yang dapat mengarah ke timbulnya kanker kulit. Di Inggris, ditemukan seorang pengguna handphone yang meninggal karena tumbuhnya sel-sel kanker pada permukaan kulit yang sering bersentuhan dengan handphone. Beberapa peneliti memperingatkan bahwa dampak panas handphone ini dapat menyebabkan paras pengguna bergaris-garis dan cekung yang menjadi awal terjadinya penuaan dini. Diduga panas menyebabkan sel-sel badan menurun kerjanya karena proses-proses dalam sel tak dapat berjalan secara efisien.
·                     Resiko Terkena Kanker Dan Tumor
Swedia. Penggunaan handphone meningkatkan resiko terkena tumor otak sebesar 2,5 kali. Anak-anak yang tulang tengkoraknya lebih tipis dan otaknya lebih kecil menghadapi risiko lebih besar.

Australia. Tikus percobaan yang terkena radiasi handphone selama 18 bulan, menghadapi tingkat risiko dua kali lipat terkena kanker.

USA. Pengguna berat handphone mengalami penurunan hormon melatonin yang amat penting untuk mencegah berkembangnya sel-sel kanker.

Austria. Perokok pengguna handphone punya resiko lebih besar terkena kanker dibanding pengguna handphone bukan perokok.

Pengguna handphone berat (beberapa jam / hari) ditemukan terkena kanker getah bening bukan-Hodgkin pada leher di area yang sering mengalami kontak handphone. Beberapa menit paparan radiasi handphone dapat mengubah 5% sel kanker aktif menjadi 95% sel kanker aktif, selama periode paparan dan beberapa saat setelah itu.

Resiko terkena tumor yang amat langka, neuro-epithelia, yang berkembang di luar otak, meningkat dua kali lipat pada penggunaan handphone dibandingkan bukan-pengguna. Pada tahun 1998, tercatat tak kurang 8 tuntutan hukum berkenaan dengan timbulnya tumor otak akibat penggunaan handphone. Kerusakan Sistem Pertahanan Tubuh Manusia dan DNA

Beberapa studi menunjukkan bahwa radiasi handphone telah menyebabkan kerusakan DNA dalam sel tubuh. Menurut penelitian di Inggris, radiasi dari frekuensi radio yang lemah serupa dengan dipancarkan handphone – dapat melemahkan sistem pertahanan tubuh yang bertugas melawan infeksi dan penyakit.
·                     Resiko Bayi Cacat
USA. Radiasi handphone juga dikaitkan dengan bahaya terhadap ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Sebuah studi menunjukkan bahwa radiasi handphone menyebabkan cacat pada embrio ayam.
·                     Peningkatan Tekanan Darah
Jerman. Pada sebuah studi yang dilaporkan dalam media Lancet pada 1998, tekanan darah pada subyek yang diteliti meningkat 5-10 Hg – peningkatan yang lebih dari cukup untuk memicu stroke atau serangan jantung pada orang-orang yang beresiko tinggi. Ini kali pertama sebuah bukti yang sangat meyakinkan bahwa radiasi handphone dapat mengubah fungsi sel dalam badan manusia.

·                     Penyakit Alzheimer, Multiple Sclerosis & Parkinson
Swedia. Hanya dalam tempo dua menit terpapar pancaran gelombang handphone, dapat melemahkan batas pengaman dalam darah, sehingga protein dan racun / toksin bocor dan kemudian masuk ke dalam otak. Inilah yang membuka jalan bagi berkembangnya berbagai penyakit seperti Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s.
Studi lain menunjukkan pengguna handphone 30 menit / hari terkena resiko pikun (memory loss) dua kali lipat dibanding pengguna handphone kurang dari dua menit / hari.

USA. Riset terhadap tikus menunjukkan paparan gelombang handphone selama 45 menit menyebabkan terhambatnya kemampuan belajar dan ingatan jangka pendek mereka.

Inggris. Riset yang disponsori pemerintah menunjukkan keterkaitan antara radiasi handphone dengan kehilangan ingatan jangka pendek dan pikun sesaat. Jantung dan Batu Ginjal Eropa. Riset baru-baru ini menunjukkan radiasi handphone dapat menyebabkan kebocoran hemoglobin – pembawa oksigen ke seluruh tubuh – dari sel darah merah, hal ini berakibat pada timbulnya sakit jantung dan batu ginjal.

·                     Penurunan Gairah Sex, Rasa Terbakar dan Kelelahan
Ukraina. Riset pada binatang menunjukkan pengguna handphone dapat menurunkan gairah sex secara drastis. Tikus yang terpapar radiasi handphone menghasilkan jauh lebih sedikit hormon testoteron dalam darah dibandingkan tikus yang tak terpapar. Semakin tinggi tingkat radiasi semakin sedikit testosteron yang dihasilkan, sehingga menurunkan gairah seksual.

Skandinavia. Riset yang disponsori oleh industri handphone, pemerintah Norwegia dan Swedia menegaskan adanya korelasi antara lama frekuensi / seringnya penggunaan handphone dengan munculnya gejala-gejala kelelahan / fatique, rasa terbakar, dan sakit kepala. Pengguna handphone juga ada yang melaporkan telah mengalami kulit gatal-gatal, terbakar dan kejang-kejang.
Racun Dari Tambalan Gigi Riset pun menunjukkan bahwa radiasi handphone dapat mengaktifkan mercuri dalam tambalan gigi sehingga menghasilkan sejenis gas beracun. Beberapa pakar percaya bahwa gas itu dapat menyerang otak dan sistem syaraf sehingga mengakibatkan kondisi seperti depresi, asthma, Alzheimer’s dan Multiple Sclerosis.
·                     Sakit Kepala, Pusing-Pusing, Kehilangan Konsentrasi

Swedia. Riset yang disponsori industri handphone terhadap 11.000 pengguna handphone 4 – 5 kali sehari menghadapi risiko 3,6 kali lebih besar terkena sakit kepala daripada pengguna handphone kurang dari dua kali sehari. Para pengguna juga menghadapi risiko 2,3 kali terkena pusing-pusing dan 5,4 kali terkena kehilangan konsentrasi dibanding bukan pengguna handphone. Orang-orang muda menghadapi risiko lebih besar, mereka yang berusia dibawah 30 tahun menghadapi risiko 3 – 4 kali lebih besar dibandingkan pengguna yang lebih tua.


Sumber: http://vianchoco.blogspot.com/2012/10/bahaya-handphone.html

0 komentar:

Post a Comment

Next Prev
▲Top▲